Informasi Ibadah

Ibadah Umum

Waktu    : Minggu, 18:30-20:30 JST
Tempat  : 5116-8 Isohamachō, Ōarai-machi, Higashiibaraki-gun, Ibaraki-ken 311-1301 (*Gedung Gereja)

Ibadah Sekolah Minggu

Waktu    : Minggu, 18:30-20:00 JST
Tempat  : Gedung Gereja

Ibadah Remaja

Waktu    : Sabtu, 17:00-19:00 JST
Tempat  : Ruang Pastori

Ibadah Rayon 1 & 2

Waktu    : Sabtu, 20:30-22:30 JST
Tempat  : Rumah Jemaat

Malam Doa

Waktu    : Selasa, 20:30-22:00 JST
Tempat  : Rumah Jemaat

Ibadah Kenshu

Waktu    : Rabu, 20:30-22:30 JST *
* Doa diadakan setiap hari Rabu pada Minggu ke-1, 3 dan 5
Tempat  : Rumah Jemaat

Persiapan Ibadah

Waktu    : Kamis, 20:30-22:30 JST
Tempat  : Gedung Gereja

Berita & Informasi

  • Peneguhan Hamba Tuhan Baru GIII Oarai

    Sejak 10 April 2016 Bpk. Pdt. Tonny R.N. Massie  diteguhkan sebagai Pdt. penuh dan gembala jemaat GIII Oarai melanjutkan pelayanan Bpk. Pdt. Sebastian K. Marpaung yang saat ini melayani di GIII Aichi dan Hamamatsu. Mari dukung pelayanan beliau beserta keluarga.

  • Peluncuran Situs Web Resmi GIII Oarai

    Pada bulan Juli 2015 situs web resmi GIII (Gereja Interdenominasi Injili Indonesia) Oarai diluncurkan dengan domain name oarai.giii-japan.org. Bila ada pertanyaan dan komentar silakan hubungi Bpk. Pdt. Sebastian Marpaung.

Pencarian Artikel

Ringkasan Khotbah Terbaru

  • Jemaat Teguh dan Setia

    Selamat Tahun Baru dan selamat beribadah di Ibadah minggu pertama di tahun 2018 ini. Betapa Tuhan senang umatnya mengutamakan Tuhan, maka marilah kita di tahun ini juga memulai hari minggu pertama dengan ibadah kita disini, betapa Tuhan senang kepada kita yang boleh bersyukur kepada Tuhan. Tema Gereja GIII tahun ini mengambil tema dari teks yang kita baca hari ini yaitu Ibrani 10:22-25, dari keempat ayat ini ada satu kata yang terus diulang dalam setiap kalimat yaitu, (ay. 22) “marilah kita menghadap Allah.…”; (ay. 23) “marilah kita teguh berpegang pada pengakuan…”; (ay. 24) “marilah kita saling memperhatikan…”; (ay. 25) “marilah kita saling menasihati…”. Dari 4 ayat sebagai teks tema tahun 2018 ini ada 4 kali dikatakan marilah kita, kata ‘marilah kita’ adalah ajakan atau anjuran. Seperti biasa kita sering memakai kata ini khususnya pada moment tahun baru, sebagai contoh: Bapak kepada anggota keluarganya, marilan kita terus maju; anak berkata kepada Bapaknya marilah saya bertambah uang sakunya; Suami-istri mengatakan, marilah kita lebih hemat supaya tabungan bertambah; Para Pendeta suka mengajar jemaat, marilah kita membaca Firman Tuhan setiap hari; dan mungkin kepada diri kita sendiri juga, mari tahun ini lebih mengasihi keluarga. 

Perlu Dukungan Doa?

Apakah Anda memiliki pergumulan dan membutuhkan dukungan doa? Kirimkan kepada kami pokok doa Anda dan kami akan turut berdoa untuk Anda.

Pokok doa dapat dikirimkan melalui email melalui kontak para Hamba Tuhan yang tersedia di halaman Kontak Kami.